Minggu, 14 Juni 2020

Bagaimana Cara Kerja Smart Contract?

Kami akan menjelaskan cara kerja smart contract melalui sebuah contoh kasus:
Andy ingin membeli rumah Kevin seharga Rp1.000.000.000, kemudian perjanjian pembeliannya dibuat menggunakan smart contract. Jadi smart contract tersebut berisi perjanjian antara Andy dan Kevin, yang hanya bisa terjadi setelah memenuhi kesepakatan yang telah dibuat.
Agar Kevin bisa mendapatkan Rp1.000.000.000 maka ia harus memberikan sertifikat rumah tersebut kepada Andy. Setelah Andy menerima sertifikat tersebut, maka Kevin baru mendapatkan RP1.000.000.000, sesuai dengan smart contract yang telah dibuat dan disepakati bersama.
Jika dalam skenario ini Kevin dan Andy tidak menggunakan smart contract, maka mereka harus membayar banyak biaya kepada perusahaan pihak ketiga.
Luar biasa, kan? Tidak ada komisi lagi dan tidak ada penundaan lagi untuk menunggu pengacara dan broker untuk memproses perjanjian. Ini hanya salah satu dari sekian banyak penerapan smart contract yang dapat digunakan untuk menyelesaikan permasalahan manusia sehari-hari.