Sabtu, 13 Juni 2020

Apa itu Margin Trading

Bagi Trader yang memiliki modal terbatas, maka bisa menggunakan Margin Trading untuk mendapatkan keuntungan yang lebih cepat.

Apa itu Margin Trading

Margin trading adalah perdagangan menggunakan leverage, yaitu pinjaman yang diberikan oleh broker atau lender.
Margin trading memungkinkan trader membuka posisi menggunakan leverage. Contohnya – Saya membuka posisi beli Bitcoin dengan leverage 5X. Lalu harga bitcoin naik 10% sejak saya beli, maka saya mendapat keuntungan  50% karena menggunakan leverage 5X. Jika saya menggunakan perdagangan normal tanpa leverage maka keuntungan saya adalah 10% dari modal yang saya investasikan.
Dari contoh diatas, maka jika saya membeli bitcoin 1 juta rupiah dengan leverage 5X, dan kenaikan bitcoin 10% maka keuntungan saya adalah 500 ribu rupiah, sedangkan tanpa leverage keuntungan saya adalah 100 ribu rupiah.
Margin trading bisa terlaksana karena adanya pasar pinjaman dari Lender (lender adalah pemberi pinjaman). Jadi trader mendapat keuntungan bisa membuka posisi lebih besar dari modalnya sedangkan lender mendapatkan bunga dari dari pinjaman yang digunakan oleh trader.

Keuntungan Margin Trading

  • Kita bisa mendapatkan keuntungan lebih cepat dan lebih besar
  • Pergerakan harga yang kecil bisa memberikan keuntungan besar. Ini sangat berguna saat harga sideways (bergerak rata)
  • Bisa membuka posisi sell saat trader beranggapan harga akan turun

Kerugian Margin Trading

  • Kita tidak bisa menarik atau mengirim crypto yang kita beli menggunakan margin
  • Adanya bunga yang dibebankan lender kepada kita (besaran bunga tergantung kebijakan exchange sesuai keseimbangan antara permintaan dan penawaran, biasanya 0.12% perhari di Bitmex). Bunga ini kita bayar selama posisi terbuka, sebaliknya jika kita membuka posisi menjual maka kita yang akan mendapatkan bunga.
  • Kerugian bisa terjadi dengan cepat, karena ketika harga aset turun misalnya 10% maka otomatis kita rugi sesuai dengan leverage yang kita gunakan.